perasaan yg sudah aku 'hilangkan' beberapa hari terakhir ini kembali menyapaku. aku tidak tahu persis apa yg menyebabkan rasa sakit ini terasa kembali. Hari ini seperti biasa seperti hari-hari seperti biasanya, tetapi semua berubah ketika dirimu datang bersama mereka....
gelak canda tawa, senyuman yg dulu familiar sekali di dekatku kini serasa sangat amat tidak pernah tedengar lagi. mengapa ketika dirimu datang rasa sakit ini muncul kembali? bukankah aku sudah ikhlas dan menerima semua apa yg terjadi ini?
rasanya tidak adil saja bagiku melihatmu bersama teman-teman yg lain seperti itu. bahasa kasarnya aku iri. iri melihat kalian seperti itu. mengapa sekarang rasanya aku udah ngga bisa ngerasain gimana serunya main sm kamu?
dan perasaan itu berlanjut hingga di kelas tadi. aku tau kalian mempunyai quality time yg aku ngga tau. tapi haruskah dirimu membanggakan itu di depanku secara langsung? membuat diriku serasa orang bodoh yg tidak tahu harus bertingkah bagaimana dan tidak mengerti apa yg kalian bicarakan?
27 Mar 2013
19 Mar 2013
problems oh problems~
ngga nyangka..
mungkin dua kata itu bisa mewakili apa yang sebulan terakhir ini terjadi sama aku. aku males mau nyertitain secara detail gimana awalnya ini semua terjadi. lucu, semula semua ini memang seru sekali, penuh gelak tawa hampir disetiap harinya, sampai akhirnya muncul lah beberapa masalah kecil.
setiap orang mungkin pernah mengalami hal-hal yang menyebalkan di setiap hidupnya. kita juga pasti penah menjadi sosok yg menyebalkan untuk orang lain, tapi apakah wajar jika orang yg menyebalkan tersebut sudah meminta maaf tetapi kita tidak bisa memaafkan kesalahannya? bukankah di Agama kita juga sudah dijelaskan bahwa kita harus jadi makhluk pemaaf bukan pendendam ?
sebesar itukah salahku hingga ngga bisa dimaafkan? apa kamu sudah memaafkannya tetapi belum menerima keadaan yg sekarang?
seandainya kamu jujur apa yg buat kamu sperti ini, mungkin aku bisa mengerti salahku atau apa yg menyebabkan kamu jadi gini. apa kamu ilfill sama kelakuanku? kenapa kalo memang kamu udah maafin semua ini kamu masih diemin aku?
aku bukan tipe anak yg mudah ngomong langsung apa yg aku rasain. dalam diemku sebenernya banyak hal yg mau aku omongin aku tanyain langsung ke kamu. tp aku cuma bisa mendem itu dan tenggelam sendiri di dalam fikiranku. aku ngga ngerti harus gimana biar semua ini berjalan kyk dulu. aku berjuang kyk gini bukan karna aku ada rasa sama kamu, tp aku pengen kita tetep temenan. tetep jadi dua sahabat yg menertawakan hal-hal bodoh seperti dulu. bukan seperti dua orang yg tidak pernah kenal dan tenggelam dalam fikiran kita sendiri-sendiri ....
13 Mar 2013
Langganan:
Postingan (Atom)
